mitos perut gatal rambut bayi lebat

Image Source

Ilmu tentang kehamilan seperti ini tidak selalu untuk ibu hamil kok. Bagi kita yang masih lajang juga perlu tahu mengenai hal ini. Toh nantinya kita kan juga akan hamil. So, this article is suitable for every person. Setidaknya kita bisa mengetahui benar ngga sih yang orang katakan tentang ini, benar ngga sih yang orang katakan tentang itu. Cerdas sebelum waktunya bukan hal yang salah kan.. 🙂

Baiklah, tentu teman-teman sudah sering mendengar tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ibu hamil. Salah satu contoh bahwa ibu hamil tidak boleh makan makanan pedas karena takut janin dalam kandungannya merasa panas, atau mungkin tentang larangan untuk ibu hamil yang tidak boleh menggaruk bagian perutnya. Sebenarnya bagaimana sih pendapat segi medis tentang hal itu. Baiklah, mari kita membahasnya satu persatu.

1. Minum air kelapa dapat membuat bayi bersih

mitos ibu hamil tentang minum air kelapa

Image Source

Sebenarnya manfaat utama dari mengkonsumsi air kelapa adalah mengganti elektrolit yang hilang dan sebagai sumber antioksidan, terutama pada kehamilan muda yang kebanyakan ibu hamil mengalami morning sickness.

Mengkonsumsi air kelapa dapat mengurangi ibu hamil dari rasa lelah yang berlebih dan dehidrasi. Sejauh ini hubungan mengkonsumsi air kelapa dengan kondisi bayi yang bersih saat dilahirkan memang masih belum ada teori yang menjelaskan. Bahkan paramedis menekankan bahwa itu hanya mitos. Tetapi selama saya menjadi bidan, kondisi ini memang benar adanya. Ibu hamil yang rutin mengkonsumsi air kelapa nyatanya melahirkan bayi yang bersih dan tidak ada lemak yang menempel di badannya seperti bayi kebanyakan.

Saya tidak bisa memastikan hal ini ada kaitannya atau tidak dengan konsumsi air kelapa. Tetapi para ibu hamil bisa mencoba jika ingin membutikannya. Lagi pula air kelapa memang memiliki manfaat yang cukup besar bukan?

2. Perut gatal menandakan rambut bayi lebat

mitos perut gatal rambut bayi lebat

Image Source

Perlu teman-teman ketahui bahwa lapisan kulit pada manusia terbagi oleh beberapa lapisan, yaitu epidermis, dermis, jaringan ikat bawah, kelenjar keringat dan kelenjar lemak. Belum lagi daerah perut itu banyak sekali organ yang menutupi bagian rahim tempat janin tinggal. Jadi walaupun janin memiliki ketebalan rambut seperti yang dibayangkan teman-teman sekalian, kulit perut bagian luar tidak akan semudah itu merasakan gesekan rambut janin tersebut di dalam rahim.

Pada umumnya ibu hamil memang akan merasakan gatal di bagian perut, hal ini dikarenakan pada saat hamil kulit perut ibu mengalami peregangan. Penyebab lainnya karena gejolak hormon estrogen yang tidak seimbang sehingga menyebabkan kulit terasa kering dan mudah gatal.

3. Minum susu kedelai membuat bayi feminim

mitos minum susu kedelai ibu hamil

Image Source

Banyak orang yang mengatakan jika tafsiran jenis kelamin bayi adalah laki-laki, maka ibu hamil tidak diperbolehkan mengkonsumsi susu kedelai karena dikhawatirkan bayi tersebut akan bertingkah laku seperti perempuan. Hingga sekarang masih belum ada penelitan yang membuktikan hal itu. Tetapi dalam beberapa kasus, kedelai yang mengandung isoflavon dapat memicu feminim pada pria dewasa.

Isoflavon merupakan bahan kimia yang mirip dengan hormon estrogen atau hormon seks wanita. Selain isoflavon, kedelai juga mangandung genistein dan daidzein yang keduanya juga bertindak mirip estrogen dan dikenal dengan fitoestrogen (estrogen yang diproduksi tanaman). Jadi bagi teman-teman yang suka mengkonsumsi susu kedelai saat hamil, sebaiknya menguranginya sedikit demi sedikit ya.

4. Menggaruk perut dapat menimbulkan stretch mark

mitos menggaruk perut menyebabkan stretch mark

Image Source

Nah ini yang sering kali disalah artikan oleh kebanyakan orang. Stretch mark atau striae gravidarum merupakan hal yang lumrah terjadi pada ibu hamil. Hal itu terjadi karena perubahan hormon wanita dalam masa kehamilan yang menyebabkan peregangan otot pada area tertentu, seperti daerah perut dan payudara.

Tidak hanya striae, bahkan beberapa di antaranya timbul linea alba dan linea nigra yaitu garis lurus ke bawah perut yang menjadi tempat jaringan penghubung otot perut. Jadi, digaruk ataupun tidak, stretch mark akan tetap timbul pada ibu yang sedang hamil.

5. Mengkonsumsi durian dan nanas dapat menyebabkan keguguran

mitos makan durian atau nanas menyebabkan keguguran

Image Source

Sebenarnya bukan tidak boleh, hanya saja ibu hamil perlu mengurangi porsi mengkonsumsi keduanya. Kandungan alkohol pada durian memang dikhawatirkan akan membuat kondisi rahim kepanasan sehingga menyebabkan plasenta akan terlepas dari perlekatannya di dinding rahim. Tetapi sejauh ini masih belum ada penelitian yang pasti mengenai hal ini. Begitu juga dengan nanas.

Kandungan bromelain pada nanas dapat memicu kontraksi pada rahim, sehingga jika mengkonsumsi nanas secara berlebih dikhawatirkan akan terjadi peluruhan isi rahim lebih dini. Namun, berbeda dengan ibu dengan usia kandungan diatas 36 minggu. Kedua jenis makanan ini malah dianjurkan untuk lebih sering dikonsumsi karena dapat membantu proses persalinan.

6. Mengkonsumsi es dapat membuat berat badan janin meningkat

mitos minum es dapat menambah berat janin

Image Source

Jika yang dimaksud adalah es teler, es campur atau es buah, jelas hal itu menjadi faktor utama peningkatan pada berat badan bayi. Kandungan glukosa dalam bahan makanan tersebut merupakan penyumbang terbesar peningkatan bobot bayi.

Berbeda dengan air putih dingin atau infuse water yang baru diambil dari kulkas. Jenis minuman ini tentunya tidak mengandung glukosa bukan, jadi tidak menjadi masalah jika ibu hamil mengkonsumsinya secara berlebih. Jadi yang menjadi penyebab bukan es nya, tetapi kandungan glukosa dalam minuman itu.

7. Nyeri pinggang menandakan janin berjenis kelamin laki-laki

mitos sakit pinggang dan bayi laki laki

Image Source

Mungkin penentuan jenis kelamin janin pada jaman sekarang sudah tidak serumit dulu. Secara dokter kandungan yang melayani pemeriksaan USG sudah ada dimana-mana. Tetapi tentunya ada beberapa orang yang masih percaya dengan kepercayaan kuno tentang tanda-tanda ibu hamil dengan jenis kelamin janin yang dikandungnya. Salah satunya adalah nyeri pada pinggang yang menandakan bayi di kandungan berjenis kelamin laki-laki.

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa itu hanya mitos. Tetapi ada salah satu jurnal yang mengatakan bahwa hal itu bisa saja terjadi karena posisi janin laki-laki dalam rahim berbeda dengan janin perempuan. Janin laki-laki biasanya memposisikan kepalanya menengadah saat menjelang akhir kehamilan sehingga otot dasar panggul tertekan dan menyebabkan rasa nyeri pada pinggang ibu.

8. Mengkonsumsi banyak buah membuat berat badan bayi meningkat

mitos hamil banyak makan buah bayi jadi berat

Image Source

Kandungan vitamin dan mineral dalam buah sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Khususnya untuk pencegahan infeksi saat ketuban pecah dini dan pasca penjahitan jalan lahir ataupun bekas sesar.

Tetapi ibu hamil juga perlu memastikan berapa tafsiran berat janin pada dokter/bidan, sehingga bisa memilah jenis makanan apa yang perlu dikurangi atau bahkan dihindari. Beberapa jenis buah yang bisa menjadi faktor kenaikan berat badan janin diantanya semangka, melon, alpukat, blewah dan pisang.

9. Keputihan pada ibu hamil dapat menyebabkan ketuban pecah dini

mitos keputihan menyebabkan ketuban pecah

Image Source

Ketuban pecah dini adalah kondisi dimana ketuban pecah sebelum memasuki masa persalinan. Hingga sekarang penyebab pasti ketuban pecah dini masih belum diketahui. Hanya saja dalam beberapa kasus, khususnya yang pernah saya tangani, kejadian KPD ini dialami oleh ibu hamil yang pada masa kehamilan sering mengalami keputihan, entah itu disertai gatal dan bau atau tidak.

Untuk itu jika ibu hamil merasakan keputihan pada masa kehamilan, banyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Yogurt plain bisa menjadi saran yang paling efektif untuk mengurangi masalah itu.

10. Mengkonsumsi makanan pedas akan menyebabkan janin kepananasan

mitos makan makanan pedas membuat janin kepanasan

Image Source

Makanan pedas tidak membahayakan janin dalam kandungan, namun meskipun demikian makanan pedas bisa mempengaruhi si ibu. Ibu hamil yang mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang cukup banyak dapat mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung meningkat, hemoroid bahkan memperburuk morning sickness. Untuk itu ibu hamil perlu membatasi konsumsi makanan pedas dalam jumlah yang wajar.

Baiklah teman-teman beberapa hal di atas merupakan pandangan dari segi medis mengenai mitos-mitos yang sering terdengar di masyarakat. Bagaimana, apakah salah satu diantaranya pernah menjadi pendapatmu juga sebelumnya?