makanan aman untuk penderita diabetes

Image Source

Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang banyak menyerang penduduk di seluruh dunia dan belum ada obatnya. Satu-satunya cara agar penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan fatal adalah dengan mengontrol gula darah dengan obat atau dengan mengonsumsi makanan yang tepat.

Seperti apa makanan yang tepat untuk penderita diabetes?

Sederhananya, makanan-makanan yang dibutuhkan oleh penderita diabetes ada makanan yang mampu memicu pankreas untuk menghasilkan insulin. Insulin adalah senyawa kimia yang sekresikan tubuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, makanan yang tepat bagi penderita diabetes adalah makanan yang sekaligus berfungsi sebagai obat diabetes alami tanpa bahan kimia buatan yang rentan memiliki efek samping.

Daftar makanan untuk penderita diabetes:

  1. Buah Labu
  2. Jeruk Bali dan Pomelo
  3. Ubi Jalar
  4. Bawang Putih dan Bawang Merah
  5. Buah Nanas
  6. Kedelai dan Olahannya
  7. Kunyit
  8. Greentea
  9. Jambu Biji, Jambu Kristal dan Jambu Klutuk
  10. Kemangi
  11. Jintan Hitam

Penjelasan di bawah ini adalah alasan kenapa makanan-makanan tersebut bagus untuk penderita diabetes.

1. Buah Labu

02 buah labu untuk penderita diabetes

Image Source

Selain digunakan untuk sayur dan bahan pengganti tepung, labu juga digunakan sebagai obat tradisional untuk pengelolaan diabetes, pengobatan cacing, dan parasite. Efek peningkat sensitivitas insulin dan senyawa mirip insulin pada buah dan batang labu sudah dilakukan sebelumnya. Terdapat dua buah senyawa aktif yang mampu meningkatkan daya serap tubuh terhadap glukosa, menunjukkan bahwa kedua senyawa tersebut memiliki struktur dan aktivitas mirip insulin.

Untuk mendapatkan khasiat antidiabetes dari labu, Anda dapat mengonsumsi bunga dan buah yang dikukus sebagai pengganti lauk dan nasi. Pucuk dan buah labu muda juga dapat direbus dan dijadikan lalap masak sebagai teman makan siang Anda.

2. Jeruk Bali dan Pomelo

03 buah jeruk pamelo

Image Source

Jeruk bali dan pomelo (Citrus grandis Osbeck) merupakan buah dari keluarga jeruk-jerukan yang banyak dibudidayakan di Asia. Beberapa senyawa kimia pada buah jeruk bali adalah hesperidin, naringin, limonin, dan β-sitosterol. Beberapa senyawa lain seperti rhoifolin dan cosmosiin yang diisolasi dari daun jeruk bali dan pomelo memiliki aktivitas mirip insulin sekaligus meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

Anda dapat menyeduh daun kering jeruk bali atau pomelo yang wangi sebagai tambahan pada teh Anda sebelum makan. Selain itu, Anda juga dapat memakan beberapa sisir jeruk bali setelah makan untuk menambah khasiatnya. Harapannya, gula darah Anda akan lebih terkontrol setelah mengonsumsi teh daun jeruk dan buah jeruk bali tersebut.

3. Ubi Jalar

04 ubi jalar untuk penderita kencing manis

Image Source

Ubi jalar adalah jenis tumbuhan yang menyimpan makanan pada batang yang menggembung (tuber). Ubi jalar dikenal sebagai salah satu makanan pengganti nasi yang bagus bagi penderita diabetes. Hal ini karena ubi jalar memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari nasi atau roti putih.

Seperti makanan peningkat sensitivitas insulin lainnya, ubi jalar mampu meningkatkan jumlah reseptor insulin dan transporter glukosa, pada individu normal maupun individu yang resisten insulin. Akibat positifnya adalah tubuh lebih mampu menyerap dan menggunakan glukosa yang didapat dari pemecahan makanan.

Anda dapat menggunakan ubi jalar yang dibakar atau dikukus sebagai pengganti nasi atau sebagai camilan siang. Selain mengenyangkan, efek antidiabetik ubi jalar juga akan membantu Anda mengelola fluktuasi kadar gula dalam darah dengan baik.

4. Bawang Putih dan Bawang Merah

05 bawang merah putih bagus untuk kencing manis

Image Source

Bawang merah dan bawang putih merupakan salah satu obat tradisional yang terkenal. Kedua jenis bawang ini mampu menurunkan kadar gula darah pada manusia non-diabetik (agen hipoglikemik) sekaligus meningkatkan kadar insulin pada serum darah subjek penelitian tersebut.

Sering-seringlah mengonsumsi bawang, baik dimasak sebagai bumbu masakan atau dikonsumsi langsung agar kandungan gula dalam darah kita lebih stabil.

5. Buah Nanas

06 buah nanas mengobati diabetes

Image Source

Nanas merupakan buah tropis yang dikenal sebagai anti-diare, antitusif, dan antitumor. Selain kemampuan terapetik, buah nanas juga memiliki kemampuan antidiabetik. Mekanismenya adalah dengan meningkatkan sensitivitas tubuh kita terhadap insulin.

Jadi, untuk mengontrol kandungan gula darah, Anda dapat mengonsumsi jus atau buah nanas potong secara teratur. Anda juga dapat menambahkan beberapa buah antidiabetes lain untuk mengoptimalkan potensi buah nanas sebagai antidiabetes.

6. Kedelai dan Olahannya

07 menurunkan gula darah dengan olahan kacang

Image Source

Kedelai merupakan salah satu komoditas utama pertanian Indonesia. Selain dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman, kedelai juga dikenal dengan baik sebagai makanan fungsional bagi penderita diabetes mellitus.

Kedelai dan olahannya seperti tempe atau tahu dapat meningkatkan produksi insulin hingga homeostasis tubuh dapat mengatur kandungan gula darah agar tetap berada dalam kisaran normal. Pemberian ransum makanan berbahan dasar kedelai mampu meningkatkan produksi dan sensitivitas tubuh akan insulin. Khasiat ini menjadikan tempe sebagai salah satu menu ideal pengganti daging untuk mereka yang menderita diabetes.

7. Kunyit

08 kunyit asam baik untuk penderita penyakit gula

Image Source

Selain digunakan sebagai bumbu masak, kunyit banyak dijadikan bahan jamu tradisional Indonesia. Kunyit juga dikenal sebagai agen penurun kadar gula darah yang efektif bagi penderita diabetes.

Dalam sebuah penelitian, kelompok uji yang diberi ekstrak kunyit memiliki kadar gula darah yang lebih rendah serta membutuhkan suntikan insulin lebih sedikit dibandingkan kelompok kontrol. Jadi, jika Anda ingin menurunkan kadar gula darah Anda secara alami, Anda dapat mengonsumsi segelas kecil jamu perasan kunyit tiap hari.

Tentunya harus diimbangi dengan mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah agar gula darah tidak naik.

8. Greentea

09 menurunkan gula darah dengan green tea

Image Source

Teh hijau atau matcha tea adalah salah satu bahan minuman yang populer dikalangan pemuda masa kini. Selain memiliki rasa yang enak dan antioksidan yang tinggi, teh hijau dapat meningkatkan sensitivitas tubuh pada insulin dan toleransi terhadap glukosa.

Selain meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, greentea dapat meningkatkan jumlah protein transporter gula hingga sel-sel tubuh dapat menyerap dan mengolah glukosa dari darah dengan baik.

Anda dapat mengonsumsi teh hijau sebelum makan untuk mencegah gula darah anda naik secara signifikan sehabis makan. Jadi, Anda dapat mencegah sekaligus mengelola fluktuasi gula darah dengan segelas greentea yang menyegarkan.

9. Jambu Biji, Jambu Kristal dan Jambu Klutuk

10 jambu biji klutuk untuk penderita diabetes

Image Source

Jambu klutuk dan jambu Kristal menjadi buah-buahan favorit masyarakat karena rasanya yang segar manis dan murah harganya. Buah ini juga memiliki khasiat farmakologis dibalik rasanya yang lezat. Jambu memiliki khasiat sebagai antidiabetes, anti hipertensi, anti inflamasi, dan pereda diare.

Ekstrak jambu biji diketahui mampu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, meningkatkan jumlah reseptor insulin pada sel sekaligus jumlah transporter glukosa. Bahkan ekstrak buah ini mampu memperbaiki sensitivitas kultur sel yang awalnya resisten terhadap insulin sehingga sel dapat menyerap dan memanfaatkan glukosa lebih optimal.

Anda dapat mengonsumsi beberapa buah jambu Kristal atau jambu klutuk bersama buah-buahan antidiabetes lain. Dengan demikian, gula darah anda lebih terkontrol dan resiko Anda terjangkit diabetes juga menurun.

10. Kemangi

11 daun kemangi menurunkan gula darah

Image Source

Kemangi adalah salah satu sayuran lalap yang biasa dimakan mentah bersama sayuran lain. Sebuah penelitian melaporkan bahwa ekstrak kemangi mampu meningkatkan produksi insulin sebanyak 21 kali lebih banyak. Anda dapat mengonsumsi seikat kemangi sebagai lalapan tiap harinya untuk mengatasi gejala diabetes.

Lalu, apa manfaat kemangi bagi Anda yang sehat? Tentu saja mencegah kenaikan gula darah dan meningkatkan efisiensi metabolism karbohidrat.

11. Jintan Hitam (Habatussauda, Nigella sativa L.)

12 menurunkan gula darah dengan jintan hitam

Image Source

Jintan hitam akhir-akhir ini dikenal luas sebagai salah satu obat herbal. Khasiat dari jintan hitam yang banyak dikenal adalah untuk meningkatkan stamina dan imunitas tubuh. Selain itu, jintan hitam ternyata memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi insulin serta menurunkan kadar gula darah secara alami.

Untuk mendapatkan khasiat dari jintan hitam sebagai obat herbal antidiabetes, Anda dapat menambahkan jintan sebagai bumbu masak. Untuk memaksimalkan khasiatnya ini, Anda dapat membeli ekstrak jintan hitam yang banyak dijual di toko-toko buah tangan Timur Tengah terdekat di kota Anda.